Minggu, 22 April 2018

menghilangkan budaya kerja one man show

Bekerja Secara One Man Show Diubah, Menjadi Team Work

Pentingnya Kolaborasi Menggabungkan Banyak Potensi


 Jadi dari bekerja yang selama ini one man show, ini diminta diubah bekerja secara team work, jadi bekerja bersama-sama. Keberhasilan institusi itu bukan karena diri kita sendiri, tapi dikarenakan team work yang bekerja,


Team Work bisa menghasilkan lebih banyak.
Jika anda seorang diri bisa menghasilkan 5 hal dalam 1 hari, maka dengan team anda bisa menghasilkan puluhan dan ratusan, tinggal berapa banyak team work anda. Bila anda type 'one show man' mulai hari ini belajarlah untuk menjadi team work. Bangunlah team work anda, tujuan yang anda capai pasti akan lebih cepat dari pada anda seorang diri.

Pentingnya Kolaborasi Menggabungkan Banyak Potensi


Team work membuka potensi anda.
Bila anda 'one show man' anda hanya tahu potensi anda sebatas yang anda tahu, sebenarnya yang lebih banyak tau potensi anda orang-orang yang dekat anda. Bila anda ingin membuka potensi anda jadilah anggota dari sebuah team work. Mungkin anda tidak pernah sadar, tetapi orang lain melihatnya.


Di sini bedanya one man show dan team work. Mengandalkan pimpinan di puncak satu orang saja yang action.
Kunci sukses mengembangkan bisnis adalah tentang kemampuan mengembangkan daya ungkit (leverage). Daya ungkit digerakkan oleh sistem. Jika dibaca per huruf, system merupakan ringkasan dari: S = saving; Y = yourself; S = self; T = time; E = energy; M = money.
Dengan sistem yang andal di perusahaan, kita akan menghemat waktu, energi, dan uang. Saat perusahaan sudah menerapkan sistem di semua aktivitasnya, maka tabiat pemilik/pengelola yang terbiasa meniru Rambo (jagoan di film Hollywood yang bisa menangani banyak hal) dihentikan.

0 komentar:

Posting Komentar

Hungry dog. Bola tidak mau turun

September 02, 2018       No comments Hungry dog. Bola tidak mau turun